Monday, June 11, 2007

TENTANG VITAMIN BUAT SI KECIL

Suplemen dan multivitamin untuk bayi dan balita membanjiri pasaran. Baguskah untuk si kecil?

Wajar muncul beberapa pertanyaan di benak Anda ketika melihat bayi atau
balita yang bertubuh montok dan sehat. Misalnya, “Diberi vitamin apa,
ya?”

Agar tidak terjadi kesalahkaprahan, berikut pertanyaan-pertanyaan yang
sering mengganjal seputar suplemen atau multivitamin lengkap dengan
jawabannya.

Tanya: Apa itu vitamin?

Jawab: Vitamin adalah sekelompok zat, substansi atau senyawa penting
yang membantu kelancaran jalannya seluruh proses metabolisme dalam
tubuh.

Tanya: Ada berapa jenis vitamin?

Jawab: Secara umum, vitamin dibagi jadi 2 kelompok, yakni:
  • Vitamin yang larut dalam lemak , berupa vitamin A, D, E, dan K.
  • Vitamin yang larut dalam air , seperti kompleks vitamin B (vitamin B1atau tiamin, vitamin B3 atau niasin, vitamin B12, asam folat, asam pantotenat, biotin), dan vitamin C.
Tanya: Benarkah sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan sumber vitamin yang lengkap?

Jawab: Tidak juga. Pada kenyataannya, sayuran dan buah-buahan hanya
mengandung beberapa jenis vitamin, seperti vitamin C, E, K, dan
beberapa macam vitamin B (seperti asam folat, biotin, dan lain-lain).
Juga, sayuran dan buah-buahan merupakan fitokimia yang bersifat
provitamin, seperti karotenoid (provitamin A).

Bagaimana dengan vitamin A, B6, B12, dan D? Umumnya, vitamin tersebut
berasal dari sumber hewani. Misalnya, hati, susu dan aneka jenis produk
olahannya.

Tanya: Apa itu mineral?

Jawab: Mineral adalah sekelompok senyawa anorganik yang juga dibutuhkan
tubuh untuk kelancaran seluruh proses metabolisme, selain vitamin.

Tanya: Ada berapa macam mineral?

Jawab: Mineral yang diperlukan oleh tubuh dikelompokkan jadi 2, yaitu:
  • Mineral utama. Dibutuhkan tubuh dalam jumlah di atas 100 mg/hari,seperti kalsium, fosfor, magnesium, natrium, kalium, klorida, dan sulfur.
  • Trace elements . Adalah mineral yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil (kurang dari 100 mg/hari), yakni zat besi, seng, tembaga, kobalt , yodium, kromium, mangan, molybdenum, selenium, vanadium, nikel, serta silikon.
Tanya: Dari mana kebutuhan mineral bisa dipenuhi?

Jawab: Mineral tubuh dapat didapat dari bahan-bahan makanan yang
dikonsumsi sehari-hari. Di antaranya, garam, makanan laut, serta susu
dan produk olahannya.

Tanya: Apa fungsi dari vitamin dan mineral bagi tubuh?

Jawab: Vitamin dan mineral diperlukan oleh tubuh agar seluruh proses
metabolisme, termasuk juga proses tumbuh kembang bayi dan anak balita,
dapat berjalan lancar. ( Lihat boks “Fungsi Vitamin dan Mineral dalam
Tumbuh Kembang Anak”)

Tanya: Adakah fungsi lainnya?

Jawab: Ada juga. Vitamin bersama-sama dengan mineral berfungsi sebagai zat pengatur jalannya proses metabolisme.

Di samping itu, kedua zat tersebut dapat memperlambat proses penuaan
sel, menghambat tumbuhnya sel-sel kanker, menghambat munculnya penyakit
jantung dan osteoporosis (pengeroposan tulang), memperbaiki sistem
kekebalan tubuh, serta membantu penyembuhan berbagai gangguan
kesehatan. Yang pasti, tanpa kehadiran vitamin dan mineral, akan banyak
proses penyerapan zat gizi oleh tubuh yang terganggu.

0 comments:

About This Blog

  © Blogger template 'Grease' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP